Rumah Happy salma kemalingan

June 30, 2008

Pada hari Senin (30/6) rumah Happy Salma disatroni maling sekitar pukul 13.00 WIB. Jumlah orang yang menyatroni rumah Happy Salma ternyata banyak yaitu 8 orang.

Rumah Happy Salma yang berada di kawasan jalan Puri Mutiara III no 13, Cilandak, Jakarta Selatan itu dihuni oleh pembantu Happy Salma dan Happy Salma sendiri sedang tidak berada di rumah itu.

Para maling ini menggunakan 4 sepeda motor kemudian masuk rumah dengan alasan membuat lemari dan mereka dipersilahkan masuk oleh pembantunya. Dan ada kemungkinan pembantu tersebut dihipnotis oleh para maling itu.

“Kemungkinan pembantuku dihipnotis, soalnya masa sampai menyerahkan barang-barang begitu saja,” ujar Lena kakaknya Happy Salma.

Dan barang yang diambil oleh para maling berupa laptop, handphone, perhiasan dan sejumlah uang.

Waktu saya pulang, dua buah laptop, beberapa jam tangan, handphone, sejumlah uang dan perhiasan sudah nggak ada,” ujar Lena.

Musibah yang menimpanya ini sudah dilaporkan ke pihak yang berwajib yaitu ke polres Jakarta Selatan.

Peggy Melati meninggalkan suaminya

June 6, 2008

Peggy Melati dan Wisnu TjandraPeggy Melati Sukma meninggalkan Wisnu Tjandra suaminya ke Amerika Serikat untuk kepentingan Harimau. Hewan langka yang sedang dilestarikan ini dikhawatirkan akan mengalami kepunahan.

Ditanggal 6 Juni 2008 malam, Peggy melati menjadi juru bicara Tambling Wildlife Nature Conservation, Di Washinton DC, Amerika Serikat.

Disana Peggy Melati menemui perwakilan dari Bank Dunia untuk mempresentasikan penyelamatan Harimau Sumatra.

Rencananya nanti tanggal 20 (Juni-red) kita akan melihat pelepasan harimau Sumatera ke alam liar Tumbling,” kisahnya saat ditemui di restoran Bebek Bali, Senayan, Jakarta Selatan, sebelum berangkat ke Amerika Serikat.

Status pernikahan Dina Olivia diragukan

June 6, 2008

Dina OliviaStatus pernikahan Dina Olivia bisa dikategorikan masih diragukan keabsahannya, dikarenakan tidak adanya dokumen-dokumen pernikahan yang menyebutkan bahwa Dina Olivia sudah melakukan pernikahan dengan Anton Subowo.

Dikantor catatan sipil Kebayoran Baru, tidak ada nama Dina Olivia dan Anton Subowo melakukan pernikahan seperti yang ditegaskan oleh petugas catatan sipil.

“Tidak ada nama tersebut,” tegas pegawai tersebut.

Sedangkan di kelurahan Pulo Kebayoran Baru juga dipertanyakan akan data pernikahan Dina Olivia juga hasilnya tidak ada.

“Apa pun alasan data semacam itu harus masuk ke sini. Tapi sampai sekarang belum ada,” jelas Ibu Haji salah satu staff kelurahan.

Untuk sementara tidak bisa menemui Dina Olivia dikarenakan orang yang bersangkutan tidak ada dirumahnya ketika mencoba mendatangi di Prapanca 4 no. 60.

Launching album Element, Didi tidak hadir

June 6, 2008

Grup band Element punya acara launching albumnya yang bertajuk “Terang” di Taman Menteng, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (6/6/2008). Launching album merupakan event penting bagi seorang artis ataupun grup band seperti Element ini, tapi pada kenyataannya pada launching album Element ada salah satu personelnya yang tidak bisa hadir sampai acara tersebut selesai yaitu Didi Riyadi drummer Element.

Pentolan Element ini merupakan personel yang punya loyalitas tinggi di Element dan juga personel paling sibuk diantara yang lainnya, bisa disebut juga Didi sebagai motor dari grup band Element.

Sampai-sampai mereka minta ijin ke Didi untuk melaksanakan acara launching album tanpa Didi, dan akhirya Didi mengijinkan.

“Kita sudah izin ke dia, Didi nggak bisa diundur syutingnya” jelas Ferdy.

Akan tetapi ada selentingan mengenai Didi yang ingin keluar dari Element, para personel Element meragukan akan hal itu.

“Dari seluruh personal Element dia yang bisa bikin solid, jadi mungkin kalau Didi ke luar, kita juga ke luar,” ungkap Adhit (gitaris) dan diamini oleh personel Element lainnya yang terdiri dari Ferdy Tahier (vokalis), Ibank (bassist), Fajar (keyboardist), dan Arya (gitaris)

Luna Maya dan Rebecca diberitakan jual diri

June 6, 2008

Salah satu media cetak yang khusus untuk orang dewasa yaitu majalah OK! telah melakukan kesalahan dengan menampilkan foto artis sebagai pelengkap sebuah artikel yang berjudul “Artis-Artis Kaya Pilih Jual Diri atau Jadi Simpanan Bos“.

Di artikel tersebut terpasang foto Luna Maya dan Rebecca Soejati Reijiman untuk memperindah tampilan artikel yang menyebabkan nama mereka berdua seperti apa yang diberitakan di majalah tersebut.

Pada akhirnya mereka berdua mengetahui berita tersebut dan tidak terima jika foto mereka dipasang di artikel, yang nantinya menimbulkan persepsi ke pembacanya bahwa artis yang ditulis itu akan tertuju pada foto yang dipasang yaitu Luna Maya dan Rebecca.

Rebecca merasa kaget ketika mengetahui artikel yang di majalah OK! itu dan dia tahu setelah dikasih tahu oleh temen-temennya.

“Aku tahu dari teman-teman, aku kaget karena aku nggak pernah merasa difoto atau diwawancara. Aku kaget juga dibilang jual diri atau simpanan bos. Karena aku tidak seperti itu. Kabar ini sangat bahaya buat aku, karena pekerjaanku menyanyi. Dan aku nyari makan dengan menyanyi, bukan seperti itu,” ungkap Rebecca.

Sedangkan Luna Maya sebenarnya tidak mengetahui akan artikel tersebut, akan tetapi para wartawan infotainment yang menghapirinya menanyakan perihal isi artikel tersebut padanya, sehingga Luna Maya merasa kecewa dengan pemberitaan tersebut.

“Jujur, awalnya aku nggak tahu ada foto aku di majalah itu. Aku tahunya dari teman-teman wartawan. Aku kecewa dengan pemberitaan itu karena aku merasa nggak pernah difoto ataupun diwawancarai,” jelas Luna.

Dengan adanya pertanyaan yang diluncurkan para wartawan mengenai hal itu, Luna Maya berharap supaya tidak memberitakan yang tidak sesuai dengan fakta.

“Aku berharap tidak ada lagi baik media cetak atau elektronik memberitakan tidak berdasarkan fakta. Aku tidak pernah merasa diwawancara oleh media itu. Aku merasa disakiti karena tidak pernah melakukan. Buat aku ini sebuah pembunuhan karakter yang gila-gilaan. Ini menyangkut nama baik karena aku kerja di entertainment dan harus ada pembelaan,” Luna berharap.

“Sekarang aku nggak marah karena orang yang bersangkutan sudah minta maaf. Aku berharap tidak ada lagi kejadian seperti itu dan aku berharap majalah seperti itu tidak usah diterbitkan karena merusak moral,” imbuhnya.

“Ini menyangkut nama baik. Karena aku bekerja di dunia entertainment, jadi aku harus melakukan proses perbaikan nama baik. Kalau tidak, nama aku akan tercemar terus karena opini masyarakat sudah terbentuk dan susah untuk dihilangkan. Bisa-bisa nanti dicapnya seperti itu terus,” ucapnya ketus.

Kemudian Luna Maya, Rebecca dan pemimpin redaksi majalah OK! mengadakan pertemuan di kantor pengacara Sandy dan Soebagyo Law Firm yang berada di bilangan Mampang Prapatan Raya, No. 28A, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (6/6/2008).

Singgih Sutoyo sebagai pemimpin redaksi Majalah OK! menyatakan kesalahannya dan meminta maaf atas nama perusahaan dan pribadi kepada mereka berdua.

“Kesalahan kami adalah mencantumkan foto tersebut, nama-nama di situ kita tulis dengan inisial, tapi karena ada foto-foto di situ pemberitaannya jadi berbeda. Gambar-gambar itu hanya men-download dari internet. Itu tidak ada hubungannya dengan pemberitaan,”

“Isi dari pemberitaan itu, saya boleh ngopi dari majalah Top Selebriti 2001. Dan kebetulan yang bikin saya juga, dan untuk kesempatan kali ini saya meminta maaf atas nama perusahaan dan pribadi, pada Mbak Rebecca dan Luna Maya,”

Akhirnya mereka berdua bisa memaafkan dan pihak majalah OK! bersedia meralat pemberitaan yang diterbitkan pada edisi mendatang.

“Sekarang aku nggak marah karena orang yang bersangkutan sudah minta maaf” maaf Luna pada Singgih Sutoyo.

Selain nama mereka berdua di artikel tersebut menyebutkan nama artis seperti Revalina S Temat, Tamara Blezynski, Rahma Azhari, Nova Eliza, Wulan Guritno, Putri Patricia, dan Shandy Aulia.

Hello world!

June 5, 2008

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.